Batam-Targetaktual.Com] Warga sekitar Pasar Induk Baru, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria tanpa identitas di area tempat pembuangan sampah, Selasa pagi, 7 April 2026.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang warga bernama Samlian (59), yang saat itu tengah mencari barang miliknya yang hilang di sekitar tumpukan sampah. Ia mengaku terkejut ketika melihat tubuh seorang pria terbaring dalam kondisi tidak bergerak.
“Saya kira orang tidur, tapi setelah diperhatikan tidak ada tanda-tanda bergerak,” ujar Samlian kepada petugas di lokasi.
Samlian kemudian segera melaporkan temuannya kepada petugas keamanan pasar, Usman (39), yang bertugas sebagai sekuriti di kawasan Pasar Induk Baru. Keduanya kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi korban. Setelah dilakukan pengecekan, mereka mendapati bahwa pria tersebut telah meninggal dunia.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Lubuk Baja. Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Personel Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Intelkam bersama jajaran Reskrim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan segera melakukan olah TKP serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polresta Barelang.
Sejumlah petugas yang hadir di lokasi antara lain Unit Intelkam dan Reskrim Polsek Lubuk Baja, Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Barelang, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Uma.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan identitas apapun pada tubuh korban. Selain itu, terdapat luka gores pada bagian tumit kaki korban yang diduga akibat terkena pecahan kaca atau beling di sekitar tempat kejadian.
Meski demikian, berdasarkan kondisi awal, pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia bukan akibat tindak kekerasan, melainkan karena sakit. Namun, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Sekitar pukul 11.10 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk kemungkinan identifikasi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas korban. Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.
Kasus ini menambah daftar penemuan jenazah tanpa identitas di wilayah Batam. Aparat berharap dengan adanya laporan dari masyarakat, identitas korban dapat segera diketahui dan proses penanganan dapat dilanjutkan sesuai prosedur.


.jpg)












