Tanjung Pinang-Targetaktual] Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Rizki Faisal, melaksanakan kegiatan reses di Tanjung Unggat, Minggu (3/5/2026), sebagai bagian dari agenda turun ke daerah pemilihan guna menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Rizki Faisal hadir bersama dua anggota DPRD dari Partai Golkar, yakni Teddy Jun Askara dan Dasril SP. Kehadiran ketiganya menjadi simbol sinergi antara wakil rakyat di tingkat pusat dan daerah dalam merespons kebutuhan warga.
Reses merupakan masa di luar persidangan DPR yang dimanfaatkan anggota legislatif untuk kembali ke daerah pemilihan. Pada momen ini, mereka menyerap aspirasi, menampung berbagai keluhan, serta menyampaikan perkembangan kinerja kepada masyarakat.
Dialog yang berlangsung di Tanjung Unggat berlangsung terbuka dan interaktif. Warga menyampaikan sejumlah persoalan mendasar, di antaranya kebutuhan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta dukungan bantuan pendidikan bagi anak-anak sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Rizki Faisal menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan warga agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme di DPR RI.
“Setiap masukan dari masyarakat akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Selain berdialog, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada warga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menjadi wujud kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah tersebut.
Rizki Faisal yang lahir di Pekanbaru pada 18 Maret 1976, saat ini menjalani masa jabatan sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029. Ia bertugas di Komisi III yang membidangi penegakan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Di luar aktivitas legislatif, ia juga aktif dalam organisasi, termasuk menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia Provinsi Kepulauan Riau periode 2022–2026.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, sekaligus memastikan berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan dapat diakomodasi dalam kebijakan di tingkat nasional.


.jpg)












