Advertisement
Advertisement
Daerah  

Pemprov Kepri Dukung Penuh Rakernas ORADO, Domino Resmi Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi Nasional

Rakernas ORADO jadi tonggak sejarah olahraga domino Indonesia. Didukung Menpora Erick Thohir dan KONI, Pemprov Kepri siap membangun pembinaan atlet hingga ke tingkat kecamatan.

Batam-Targetaktual.com] Olahraga domino resmi naik kelas. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Olahraga Domino Nasional (ORADO) yang kini telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi nasional di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).Kamis (08/01/2025).

Dukungan tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ORADO yang dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir, Ketua Umum KONI Pusat, serta jajaran pimpinan dan tokoh olahraga nasional. Rakernas ini menjadi momentum penting transformasi domino dari permainan rakyat menjadi olahraga kompetitif yang profesional dan terstruktur.

Sekretaris Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Yunus Muda, menegaskan bahwa kehadiran ORADO merupakan tonggak sejarah baru bagi dunia olahraga nasional, khususnya bagi komunitas domino yang selama ini berkembang luas di tengah masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tentu sangat mendukung. Olahraga domino selama ini sudah hidup dan berkembang di masyarakat. Alhamdulillah sekarang sudah memiliki induk organisasi resmi melalui ORADO dan terdaftar di KONI. Ini luar biasa, karena domino kini resmi dipertandingkan di tingkat nasional,” ujar Yunus.

Rakernas ORADO secara resmi dibuka oleh Menpora Erick Thohir dan dihadiri Ketua KONI Pusat, menandai pengakuan penuh negara terhadap domino sebagai cabang olahraga prestasi. Pengakuan ini sekaligus membuka ruang pembinaan atlet, kompetisi resmi, serta jenjang prestasi yang jelas dari daerah hingga nasional.

Pemprov Kepri, lanjut Yunus, tidak ingin momentum ini berhenti di tataran pusat. Pemerintah daerah berkomitmen membangun struktur organisasi ORADO secara menyeluruh hingga ke tingkat kabupaten/kota bahkan kecamatan.

“Kami akan membangun struktur organisasi ORADO sampai ke tingkat kecamatan. Selanjutnya, ORADO di daerah akan segera dilaporkan dan didaftarkan ke KONI kabupaten/kota masing-masing. Dengan begitu, pembinaan atlet bisa berjalan sistematis dan berkelanjutan,” tegasnya.

Hasil Rakernas ORADO juga menetapkan strategi pembinaan atlet berjenjang, mulai dari tingkat daerah, regional, hingga nasional. Skema ini disiapkan sebagai fondasi menghadapi berbagai kejuaraan domino resmi di tingkat nasional dan ke depan membuka peluang menuju level internasional.

Menurut Yunus, hadirnya ORADO memberi legitimasi dan masa depan yang jelas bagi para pemain domino di seluruh Indonesia.

“Harapannya, saudara-saudara kita yang selama ini bermain domino kini memiliki wadah resmi. Keahlian mereka diakui, dapat bertanding secara profesional, dan berprestasi membawa nama daerah bahkan bangsa. Dulu tidak ada induk organisasi, sekarang ORADO hadir sebagai payung resmi olahraga domino,” katanya.

Saat ini, ORADO telah resmi dikukuhkan di 38 provinsi di Indonesia, menandai kesiapan organisasi dalam membangun ekosistem olahraga domino nasional yang terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, KONI, serta pemerintah daerah seperti Pemprov Kepri, olahraga domino kini tak lagi sekadar permainan tradisional, melainkan cabang olahraga prestasi yang siap mencetak atlet dan mengharumkan nama Indonesia di masa depan.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *