Batam-Targetaktual.com] Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) memburu pelaku penyebar informasi bohong atau hoaks terkait isu dugaan bom bunuh diri di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Video yang beredar luas di media sosial itu dipastikan tidak menggambarkan kejadian sebenarnya dan dinyatakan sebagai hoaks.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan, informasi yang menyebut adanya aksi bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim Batam sama sekali tidak benar. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang pertama kali menyebarkan video menyesatkan tersebut.
“Terkait berita yang beredar ada kejadian di Bandara Hang Nadim itu adalah hoaks, jadi jangan dipercaya. Pelakunya sedang kami kejar,” kata Asep usai mengikuti safari malam Natal di Gereja Santo Petrus, Lubuk Baja, Kota Batam, Rabu malam.
Video Merupakan Simulasi Keamanan
Asep menjelaskan, video yang viral di media sosial merupakan cuplikan dari kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dalam skenario Airport Security Exercise yang dilaksanakan oleh Bandara Hang Nadim Batam pada 2 dan 3 Desember 2025.
Latihan tersebut merupakan simulasi resmi pengamanan bandara untuk menguji kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi keadaan darurat, termasuk ancaman keamanan penerbangan.
“Video itu bagian dari kegiatan latihan. Bukan kejadian nyata,” tegas Asep.
Polisi Telusuri Penyebar Pertama
Menurut Asep, pihaknya saat ini tengah menelusuri sumber awal penyebaran video tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak tertentu yang dengan sengaja menyebarkan hoaks guna mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kota Batam.
Ia menilai, penyebaran video tanpa konteks utuh merupakan salah satu dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab.
“Tidak ada pihak yang menargetkan. Namanya media sosial itu tidak ada batas. Sekarang sedang kami data dari mana asal video tersebut. Ini dalam proses penyelidikan siapa penyebar utamanya,” jelasnya.
Patroli Siber Ditingkatkan
Sebagai langkah pencegahan, Polda Kepri menyiagakan dan meningkatkan patroli siber untuk memantau serta menekan penyebaran informasi bohong di wilayah Kepulauan Riau. Langkah ini dilakukan agar isu-isu sensitif yang berkaitan dengan keamanan publik tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Asep mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi, serta memastikan kebenaran suatu kabar sebelum menyebarkannya di media sosial.
Situasi Keamanan Kepri Kondusif
Kapolda Kepri juga memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam, selama perayaan ibadah Natal berjalan aman, khidmat, dan kondusif.
“Alhamdulillah sampai saat ini khususnya di Batam dan secara keseluruhan di Kepri, perayaan ibadah Natal berjalan dengan baik, tidak ada gangguan apa pun,” ujarnya.
Asep pun menyampaikan ucapan selamat kepada umat Kristiani yang merayakan Natal. “Saya ucapkan untuk saudara-saudara yang merayakan, Selamat Natal dan Tahun Baru 2026,” katanya.
Safari Natal Pejabat Forkopimda
Guna memastikan kelancaran ibadah malam Natal dan Hari Raya Natal, Kapolda Kepri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Riau melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di Kota Batam.
Turut hadir dalam safari Natal tersebut antara lain Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto, Komandan Lantamal IV Batam Laksda TNI Berkat Widjanarko, serta Kabinda Kepri Brigjen TNI Bonar Panjaitan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyapa jemaat sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terjaga selama rangkaian perayaan Natal di Kota Batam.


.jpg)












