Advertisement
Advertisement
Daerah  

Bupati dan Kapolres Natuna Turun ke Pelabuhan, Pastikan Keselamatan Penumpang Kapal Roro Saat Nataru

Tak hanya memeriksa kesiapan armada, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyapa dan berdialog langsung dengan penumpang, termasuk seorang anak yang bepergian sendiri.

Natuna-Targetaktual.com] Kepedulian pemimpin daerah tak selalu ditunjukkan lewat rapat atau laporan tertulis. Di Natuna, kepedulian itu hadir langsung di tengah masyarakat. Bupati Natuna Cen Sui Lan turun menyapa penumpang Kapal Roro Penagi, Rabu (24/12/2025), dalam peninjauan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tidak hanya memeriksa kesiapan armada dan fasilitas pelayaran, Bupati hadir dengan pendekatan humanis menyapa, berdialog, dan mendengarkan langsung suara masyarakat yang hendak menyeberang antarwilayah kepulauan.

Dialog Hangat di Tengah Peninjauan

Suasana di Pelabuhan Penagi terasa berbeda pagi itu. Di sela peninjauan, Bupati Cen Sui Lan menyempatkan diri menyapa penumpang satu per satu. Ia menanyakan tujuan perjalanan, kondisi kesehatan, hingga kenyamanan selama menunggu keberangkatan.

Momen menyentuh terjadi saat Bupati berbincang dengan seorang anak belasan tahun yang tampak bepergian seorang diri.
“Kamu mau ke mana?” tanya Bupati dengan nada lembut.
“Ke Palmatak, Bu,” jawab anak tersebut polos.
“Sendiri saja?” lanjut Bupati.
“Iya, Bu,” jawabnya singkat.

Percakapan sederhana itu menghadirkan keharuan tersendiri. Bupati mengaku salut atas keberanian sang anak, namun sekaligus menekankan pentingnya perhatian ekstra demi keselamatan penumpang, terutama anak-anak.

Instruksi Tegas Demi Keselamatan Penumpang

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Cen Sui Lan langsung meminta Kapten Kapal Roro Penagi, Eko, agar memberikan pengawasan khusus selama pelayaran.
“Tolong dipantau betul keselamatan penumpang selama pelayaran,” pesan Bupati dengan tegas.

Instruksi itu disambut kesiapan penuh oleh pihak kapal. Kapten Eko memastikan seluruh awak kapal telah siap menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar.
“Siap, Bu Bupati. Kami pastikan seluruh penumpang terdata, menggunakan alat keselamatan, dan selama pelayaran akan terus kami pantau hingga tiba dengan selamat,” ujar Eko.

Kapolres Natuna Beri Tali Asih

Tak hanya dari pemerintah daerah, sentuhan empati juga ditunjukkan jajaran kepolisian. Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie memberikan tali asih berupa bingkisan snack ringan kepada anak tersebut.

Bahkan, Kapolres turut memberikan uang saku sebagai bekal jajan selama perjalanan di kapal. Aksi sederhana ini disambut senyum malu-malu sang anak dan apresiasi penumpang lain yang menyaksikan langsung.

Bagian dari Pengamanan Terpadu Nataru

Peninjauan Kapal Roro Penagi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bupati Natuna dalam memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus transportasi Nataru 2025–2026 di wilayah kepulauan.

Sebelumnya, Bupati juga meninjau Pos Terpadu Operasi Lilin Seligi 2025 di Pantai Piwang serta melakukan pemantauan kesiapan Bandara Raden Sadjad.

Langkah ini menegaskan komitmen

Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya pada momen lonjakan mobilitas akhir tahun.

Apresiasi Masyarakat atas Pendekatan Humanis

Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah penumpang mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Para penumpang mengaku merasa lebih tenang dan diperhatikan, terlebih dalam perjalanan laut yang menjadi urat nadi transportasi di Natuna.
Dengan turun langsung ke lapangan, Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar prosedur administratif, melainkan tanggung jawab moral yang dijalankan dengan empati.

Hadirkan Rasa Aman di Wilayah Perbatasan

Peninjauan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Natuna Boy Wijanarko Varianto, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, Kepala Dinas Perhubungan Al Lazi, Kepala Badan Kesbangpol Helmi Wahyuda, jajaran pejabat utama Polres Natuna, serta Kepala Jasa Raharja Natuna.

Sekitar 50 orang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali.

Di wilayah perbatasan seperti Natuna, pendekatan langsung dan humanis menjadi pesan kuat bahwa negara hadir tidak hanya mengawasi, tetapi juga menyentuh hati warganya.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *