Batam-Targetaktual] Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau bersama Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kepulauan Riau dan Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Riau berkolaborasi menginisiasi Gerakan Penanaman 100.000 Pohon melalui program bertajuk “Kolaborasi untuk Negeri.”
Gerakan tersebut menjadi bentuk sinergi lintas organisasi kemasyarakatan yang bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain mendukung upaya penghijauan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menciptakan ruang hidup yang lebih sehat bagi masyarakat.
Target penanaman 100.000 pohon akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau. Berbagai jenis tanaman produktif maupun tanaman keras yang memiliki nilai ekologis akan ditanam dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta berbagai elemen lainnya.
Sebagai langkah awal, ketiga organisasi sepakat membentuk Panitia Kolaborasi untuk Negeri yang bertanggung jawab menyusun perencanaan, mengoordinasikan pelaksanaan, hingga melakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Kepanitiaan dipimpin oleh Budi Lesmana sebagai Ketua, didampingi Mu’Minun sebagai Sekretaris dan Sukatmanto sebagai Bendahara. Tim juga diperkuat sejumlah koordinator lapangan yang akan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Ketua DPD HKTI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., bersama Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kepulauan Riau Sunarto Poniman, S.H., serta Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Riau Sumarni Gareng, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut mereka, tantangan perubahan iklim, menurunnya kualitas lingkungan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu, gerakan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong sekaligus mempererat persatuan di tengah keberagaman.
Ketua Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPD HKTI Provinsi Kepulauan Riau yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, Budi Lesmana, mengatakan bahwa gerakan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Melalui Gerakan Penanaman 100.000 Pohon ini, kami ingin menggerakkan semangat kemandirian dan ketahanan pangan. Pohon bukan sekadar tanaman, tetapi sumber kehidupan yang memberikan oksigen, menjaga keseimbangan alam, serta menjadi simbol keberlanjutan yang harus kita rawat bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan oleh generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kepulauan Riau Sunarto Poniman menilai bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan Indonesia.
“Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui kebersamaan dalam kehidupan sosial, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan. Alam merupakan warisan yang harus dijaga bersama sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Riau Sumarni Gareng. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap ciptaan Tuhan.
“Menanam pohon adalah salah satu bentuk amal yang manfaatnya dapat dirasakan banyak orang. Ini merupakan investasi untuk masa depan, sekaligus bentuk kasih sayang kepada sesama manusia dan seluruh makhluk hidup,” ungkapnya.
Program Kolaborasi untuk Negeri diharapkan tidak berhenti sebagai agenda memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semata. Gerakan ini dirancang menjadi program berkelanjutan yang mampu melahirkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat Kepulauan Riau.
Selain memperkuat sinergi antarorganisasi kemasyarakatan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum dalam membangun gerakan penghijauan secara berkesinambungan.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, target penanaman 100.000 pohon diyakini menjadi tonggak penting dalam menciptakan Kepulauan Riau yang lebih hijau, sehat, produktif, dan berkelanjutan. Gerakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan Indonesia dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi penerus bangsa.
Sumber #HumasDPDHKTIKepri


.jpg)












