Advertisement
Advertisement

Kapolda Kepri Perintahkan Pengusutan Judi Online Berkedok Live Streaming di Batam, Diduga Libatkan Pengusaha dan WNA

Batam-Targetaktual.com]  Praktik perjudian online berkedok aplikasi live streaming di Kota Batam mulai menjadi sorotan aparat penegak hukum. Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menginstruksikan jajarannya untuk segera mengungkap jaringan tersebut yang diduga melibatkan pengusaha lokal dan warga negara asing.

Instruksi itu disampaikan Kapolda Kepri saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama awak media di Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa seluruh jajaran penegakan hukum di lingkungan Polda Kepri diminta bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam terhadap praktik perjudian online yang disebut beroperasi secara terselubung melalui aplikasi live streaming.

“Seluruh jajaran saya perintahkan untuk segera mengungkap praktik perjudian online ini di Kota Batam dan menangkap siapa pun yang menjadi otak pelakunya,” kata Asep.

Perintah tersebut ditujukan langsung kepada penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri serta jajaran Kepolisian Resor Kota Barelang yang memiliki kewenangan penegakan hukum di wilayah Batam.

Menurut Asep, praktik perjudian digital kini semakin berkembang dengan berbagai modus baru, termasuk memanfaatkan platform hiburan daring seperti live streaming untuk mengelabui publik.

“Modus perjudian sekarang semakin beragam. Karena itu, jajaran kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujarnya.

Dugaan Jaringan Judi Berkedok Aplikasi Streaming

Informasi yang diperoleh sejumlah sumber menyebutkan bahwa jaringan perjudian tersebut beroperasi melalui sebuah aplikasi live streaming yang dapat diunduh di toko aplikasi digital. Aplikasi itu disebut bernama V* Live**.

Melalui aplikasi tersebut, pelaku diduga menyisipkan fitur perjudian di dalam ruang permainan digital yang disebut sebagai game center. Fitur ini tidak langsung terlihat pada halaman utama, melainkan diakses melalui arahan dari influencer atau host yang sedang melakukan siaran langsung.

Dalam praktiknya, influencer yang berperan sebagai moderator siaran akan mengarahkan penonton untuk bergabung ke ruangan tertentu yang berisi berbagai permainan daring. Dari ruangan inilah pengguna diarahkan untuk melakukan taruhan melalui sistem top up saldo digital.

Salah satu narasumber yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, Ahmad, mengatakan jaringan ini memanfaatkan popularitas influencer lokal untuk mempromosikan aplikasi tersebut.

“Influencer digunakan untuk menarik penonton. Dari siaran live itu, mereka mengarahkan pengguna masuk ke ruangan game center yang sebenarnya berisi judi online,” kata Ahmad kepada wartawan.

Menurut Ahmad, jaringan tersebut diduga memiliki struktur organisasi yang cukup besar. Ia memperkirakan jumlah karyawan yang terlibat dalam operasionalnya mencapai sekitar 200 orang.

“Mereka merekrut banyak orang, termasuk influencer, untuk mempromosikan aplikasi live streaming itu agar masyarakat mau mengunduhnya,” ujar dia.

Pengguna Diminta Mengisi Data Pribadi

Untuk dapat mengakses layanan di aplikasi tersebut, pengguna diwajibkan membuat akun dengan mengisi data pribadi. Proses pendaftaran disebut mencakup pengisian identitas berdasarkan kartu tanda penduduk serta nomor telepon seluler aktif.

Setelah akun dibuat, pengguna dapat masuk ke fitur game center yang berisi puluhan permainan. Untuk memainkan permainan tersebut, pengguna harus mengisi saldo melalui dompet digital.

Ahmad mengaku pernah mencoba mengunduh aplikasi tersebut sebelum akhirnya menghapusnya.

“Saya sempat menginstal aplikasinya, tapi menurut saya tidak bagus. Setelah itu saya hapus. Anehnya, mereka bisa tahu kalau aplikasi itu sudah saya hapus,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan dugaan adanya mekanisme pelacakan pengguna di dalam sistem aplikasi tersebut.

Puluhan Permainan Diduga Bermuatan Judi

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan media dengan mengunduh aplikasi yang dimaksud, ditemukan sejumlah kategori permainan dalam menu game center.

Kategori tersebut antara lain Hot, New, Fishing, Slots, Table, Serakah, hingga Balapan. Di dalam kategori tersebut terdapat berbagai jenis permainan yang diduga bermuatan unsur perjudian digital.

Beberapa permainan yang muncul di antaranya bertajuk Greedyking, Royalfishing2, Fishingstar, Pyramidslot, Galacticfighter, Blackjack, Slot777, dan Chilislot.

Pengguna yang ingin memainkan permainan tersebut harus melakukan top up saldo melalui dompet digital sebelum dapat memasang taruhan dalam permainan yang tersedia.

Diduga Melibatkan WNA dan Pengusaha Lokal

Informasi lain yang berkembang menyebutkan bahwa operasional jaringan perjudian tersebut diduga dikendalikan oleh seorang warga negara asing yang bekerja sama dengan seorang pengusaha lokal di Batam berinisial AH.

Pengusaha tersebut disebut-sebut memiliki peran penting dalam operasional jaringan, termasuk menyediakan fasilitas operasional dan merekrut tenaga kerja lokal.

Sumber yang mengetahui aktivitas jaringan itu menyebutkan bahwa perputaran uang dari aktivitas perjudian tersebut diduga mencapai nilai yang sangat besar.

“Omzetnya disebut-sebut bisa sampai triliunan rupiah,” kata sumber tersebut.

Polisi Diminta Bongkar Jaringan

Instruksi Kapolda Kepri untuk mengusut praktik perjudian online ini diharapkan dapat membuka secara terang jaringan yang berada di balik operasional aplikasi tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang selama ini berada di belakang layar.

Jika terbukti melanggar hukum, para pelaku dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana terkait perjudian online serta pelanggaran dalam sistem elektronik.

Polda Kepri hingga kini belum merinci perkembangan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan jaringan perjudian tersebut. Namun aparat memastikan akan menelusuri seluruh informasi yang berkembang di masyarakat.

“Kalau ada aktivitas perjudian, pasti akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Asep.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *