Batam-Targetaktual.com] Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap aktivitas terakhir seorang pria berusia 22 tahun yang ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di sebuah rumah di Perumahan Beverly Garden, Batam Kota, Kota Batam, Jumat (2/1/2026) pagi. Korban diketahui berinisial Pr (22), yang sehari-hari bekerja sebagai sopir pribadi pemilik rumah tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, korban terlihat melakukan sejumlah aktivitas sebelum ditemukan meninggal. Salah satunya, korban sempat melakukan panggilan video (video call) dengan seseorang.
Hal tersebut disampaikan oleh rekan kerja korban berinisial B, yang ikut melihat rekaman CCTV rumah tempat kejadian perkara (TKP).
“Pas kami lihat rekaman CCTV, dia terlihat sedang video call dengan seseorang. Itu sebelum kejadian,” ujar B, Jumat siang.
Selain itu, dari rekaman kamera pengawas, korban juga tampak mondar-mandir di sekitar area kolam rumah selama beberapa waktu. Aktivitas tersebut terekam sebelum korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Menurut B, sejak beberapa hari sebelum kejadian, perilaku korban terlihat berbeda. Korban disebut lebih sering melamun dan jarang berkomunikasi dengan rekan-rekan di rumah tersebut.
“Sejak tanggal 30 Desember, dia kelihatan seperti linglung. Kami sempat tanya kenapa, tapi dia tidak mau cerita,” katanya.
B menambahkan, korban diketahui kerap melakukan panggilan telepon hingga larut malam dengan seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai kekasihnya.
“Biasanya hampir tiap malam dia sering sleep call dengan ceweknya,” ujar B.
Rekan kerja korban mengaku tidak menyangka peristiwa tersebut akan berujung pada kematian Pr. Selama bekerja, korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah bermasalah.
“Kerjanya belum ada dua bulan. Anaknya baik dan pendiam. Dengar-dengar kabarnya mau menikah tahun ini, tapi informasinya ditinggal menikah,” kata B.
Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah
Sebelumnya diberitakan, Pr ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bagian belakang rumah, dekat kolam, di Perumahan Beverly Garden, Batam Kota, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban yang mencari keberadaannya karena sejak Kamis (1/1/2026) korban tidak dapat dihubungi. Pada Jumat pagi, rekan korban mendatangi rumah tersebut karena sang majikan dijadwalkan pulang dari luar kota.
Setelah berkeliling rumah dan mencoba memanggil korban, rekan kerja akhirnya menemukan Pr dalam posisi tergantung dengan jeratan kabel antena di lehernya. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik rumah yang saat itu masih dalam perjalanan pulang dari Medan.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau sekitar pukul 12.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan medis dan keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi insiden dugaan mengakhiri hidup,” kata Anak Agung.
Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian bersama tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujarnya.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan secara resmi penyebab kematian Pr dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.


.jpg)












