Advertisement
Advertisement

Jelang Nataru, Bupati Anambas Minta Distributor Tak Timbun Sembako

Hadapi musim angin utara dan cuaca ekstrem, Pemkab Anambas pastikan stok pangan aman dan salurkan bantuan ke 1.676 keluarga

Targetaktual.Com]  Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengingatkan seluruh distributor bahan pokok agar tidak melakukan penimbunan sembako menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menegaskan, stok pangan yang tersedia saat ini harus segera disalurkan kepada masyarakat demi menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Penegasan tersebut disampaikan Aneng saat memimpin rapat persiapan Nataru yang digelar pada Kamis (18/12/2025). Rapat ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan distributor dan pelaku usaha di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Aneng menekankan bahwa kondisi geografis Anambas sebagai wilayah kepulauan membuat distribusi logistik sangat rentan terhadap gangguan, terutama saat memasuki musim angin utara yang kerap disertai cuaca buruk dan gelombang tinggi.

“Tempat kita ini momen Nataru bertepatan dengan datangnya musim angin utara dan cuaca buruk. Maka jangan ada distributor yang menahan barang-barang di gudang,” tegas Aneng.

Menurutnya, praktik penimbunan bahan pokok justru akan memperburuk kondisi masyarakat apabila terjadi keterlambatan pasokan akibat cuaca ekstrem di laut. Oleh karena itu, ia meminta seluruh distributor dan pelaku usaha menjual stok sembako secara normal tanpa spekulasi harga.

Aneng memastikan, berdasarkan pemantauan pemerintah daerah, ketersediaan bahan pokok di Anambas saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan selama Nataru.

“Kalau barang ada, segera keluarkan. Jangan ditahan demi kepentingan tertentu. Kepentingan masyarakat harus diutamakan,” ujarnya.

Selain pengawasan distribusi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga mengambil langkah antisipatif dengan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga menghadapi potensi lonjakan kebutuhan selama perayaan Nataru.

Bantuan pangan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng kepada 1.676 keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami memberikan bantuan pangan agar masyarakat yang kurang mampu bisa melewati momen Nataru tanpa banyak pikiran, terutama terkait kebutuhan pokok,” kata Aneng.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi kenaikan harga bahan pokok.

Lebih lanjut, Aneng menyampaikan bahwa Pemkab Anambas juga telah menyiapkan stok beras cadangan dari Bulog sebanyak 276 unit sebagai langkah antisipasi menghadapi situasi darurat. Cadangan ini disiapkan untuk mengantisipasi gangguan distribusi maupun potensi kelangkaan pangan akibat cuaca ekstrem.

“Kesiapan stok cadangan ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan. Negara harus hadir, pemerintah daerah tidak boleh lengah,” tutup Aneng.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Kepulauan Anambas berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman dan kondusif, serta kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan kondisi geografis wilayah kepulauan.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *