Advertisement
Advertisement

Banjir Belum Surut, Bantuan Tersendat: Penjarahan Terjadi di Tanjung Pura

Warga mengaku terpaksa mencari pangan dengan cara apa pun karena akses logistik terputus dan bantuan pemerintah belum menjangkau seluruh titik terdampak.

Targetaktual.Com] Tanjung Pura- Aksi penjarahan terhadap dua gerai mini market di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, viral di media sosial pada Minggu (30/11/2025). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh lambatnya distribusi bantuan logistik bagi warga yang sudah empat hari terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Video amatir berdurasi 1 menit 7 detik yang beredar luas memperlihatkan sekelompok warga memasuki gerai Alfamart dan Indomaret di Jalan Sudirman. Di tengah genangan setinggi lebih dari satu meter, mereka terlihat mengambil berbagai makanan dan kebutuhan pokok dari dalam toko.

Dalam rekaman itu, suara perekam beberapa kali menegaskan bahwa warga tidak memiliki pilihan lain di tengah situasi darurat. Menurutnya, bantuan pemerintah tak kunjung tersalurkan merata, sementara kondisi warga di lokasi banjir semakin terjepit.

“Gak tau siapa yang mau disalahkan. Bantuan gak turun, terpaksalah harus kayak gini. Bantuan dari pemerintah gak ada turun,” ujar seseorang dalam video tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa warga kesulitan mendapatkan bahan pangan, dan uang tunai yang mereka miliki tak lagi berguna karena tidak ada toko yang beroperasi.

“Ini kondisi terbaru, ya. Alfamart, Jalan Sudirman, ya. Habis. Gak tau siapa yang harus disalahkan kalau kayak gini,” katanya lagi.
“Masyarakat butuh makan, masyarakat butuh makan. Jadi gak tau siapa yang mau disalahkan lagi.”

Banjir Empat Hari, Warga Terisolasi

Banjir besar yang melanda Kecamatan Tanjung Pura telah memasuki hari keempat sejak Kamis (27/11/2025). Sejumlah wilayah terendam hingga seleher orang dewasa, memutus akses transportasi dan membuat warga kesulitan memperoleh bahan makanan serta air bersih.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI–Polri, dan pemerintah daerah disebut telah melakukan evakuasi di beberapa titik. Namun, berdasarkan laporan warga di lapangan, distribusi bantuan dinilai tidak merata dan belum menjangkau seluruh pengungsi yang terisolasi.

Respons Pemerintah Daerah Masih Ditunggu

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Kabupaten Langkat belum memberikan keterangan resmi terkait aksi penjarahan maupun dugaan lambannya penyaluran bantuan. Aparat kepolisian juga belum memastikan identitas para pelaku dan kronologi lengkap peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

Situasi di Tanjung Pura masih dinamis. Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing karena khawatir kehilangan harta benda, meski ketinggian air meningkat. Sebagian lainnya mengungsi ke titik yang lebih tinggi sambil menunggu bantuan logistik datang.

Kejadian ini menyoroti pentingnya respons cepat pemerintah dalam situasi darurat, terutama ketika kebutuhan pokok warga terputus total akibat bencana. Lambannya penanganan tidak hanya memperburuk kondisi korban, tetapi juga dapat memicu tindakan spontan masyarakat yang berada dalam tekanan kebutuhan dasar.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *