Medan-Targetaktual.com] Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya komitmen kuat seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pertanahan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ossy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Utara, Kamis (2/4/2026). Dalam arahannya di Aula Adhiguna, ia mengingatkan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dan tidak lagi dipandang sebagai tugas administratif semata.
“Awal dari pelayanan yang baik harus dimulai dari komitmen bersama. Kita tidak bisa lagi menganggap rakyat itu sebagai sesuatu yang tidak penting. Artinya, sifat melayani kita harus lebih besar kepada masyarakat karena mereka berhak mendapatkan pelayanan terbaik,” ujar Ossy di hadapan jajaran pegawai Kanwil BPN Sumut.
Menurut dia, sekitar 80 persen tugas pokok Kementerian ATR/BPN berfokus pada pelayanan publik. Oleh karena itu, kualitas layanan yang diberikan menjadi cerminan langsung kinerja institusi di mata masyarakat.
Ia menilai, perubahan pola pikir (mindset) dalam pelayanan publik saat ini mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya kepercayaan publik serta apresiasi dari berbagai pihak, termasuk DPR RI, terhadap kinerja Kantor Pertanahan yang dinilai mengalami perbaikan signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Perubahan mindset ini sudah bisa kita lihat dan rasakan bersama. Bagaimana wajah Kementerian ATR/BPN saat ini semakin baik, lebih terbuka, dan berorientasi pada pelayanan,” katanya.
Capaian Pelayanan Publik dan Integritas
Dalam kesempatan tersebut, Ossy juga mengapresiasi capaian Kanwil BPN Sumatera Utara yang berhasil meraih posisi Terbaik III secara nasional dalam kategori Pembina Pelayanan Publik. Pencapaian ini dinilai sebagai indikator kuatnya komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, dari sisi pembangunan Zona Integritas, sejumlah Kantor Pertanahan di wilayah Sumatera Utara juga menunjukkan kinerja yang membanggakan. Empat Kantah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yakni Kantah Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Tebing Tinggi, dan Kabupaten Sibolga.
Tidak hanya itu, enam Kantah lainnya memperoleh predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB), yang mencerminkan upaya serius dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dorong Layanan Cepat, Tepat, dan Profesional
Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pertanahan melalui penguatan kinerja seluruh jajaran.
Menurut dia, peningkatan tersebut dilakukan dengan mendorong pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan profesional, seiring dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik.
“Di Sumatera Utara ini, kami terus mendorong seluruh Kantah untuk bekerja dengan tagline kami, ‘Kerja Tuntas, Ikhlas, dan Berkualitas’. Arahan Bapak Wamen menjadi motivasi bagi kami untuk semakin fokus dan menghasilkan pekerjaan yang berdampak nyata,” ujar Sri Pranoto.
Tinjau Langsung dan Bangun Kedekatan
Dalam kunjungan perdananya ke Kanwil BPN Sumatera Utara, Ossy juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai unit kerja melalui kegiatan room tour. Ia menyapa pegawai di masing-masing bidang untuk melihat kondisi lingkungan kerja sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan jajaran.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pimpinan dan pegawai, serta memastikan implementasi pelayanan publik berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong reformasi birokrasi di lingkungan ATR/BPN, khususnya dalam menghadirkan layanan pertanahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


.jpg)










