Advertisement
Advertisement

Pegadaian Khitan 126 Anak di Pekanbaru, Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini Lewat Program Sosial

PEKANBARU – Targetaktual] Suasana berbeda tampak di Kantor Pegadaian Area Pekanbaru pada Sabtu, 4 Juli 2026. Tawa anak-anak berpadu dengan pertunjukan sulap dan alunan musik mengiringi pelaksanaan khitan massal bertajuk Langkah Emas Anak Sholeh. Sebanyak 126 anak mengikuti program sosial yang tidak hanya memberikan layanan kesehatan secara gratis, tetapi juga mengenalkan pentingnya menabung dan investasi emas sejak usia dini.

Program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Kebajikan Umat (DKU), dana yang bersumber dari nasabah Pegadaian Syariah dan dialokasikan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, Pegadaian berupaya menghadirkan manfaat yang tidak berhenti pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun literasi keuangan bagi keluarga peserta.

Kepala Departemen Gadai Area Pekanbaru sekaligus Wakil Koordinator Khitan Massal, Vivia Notalia, mengatakan pelaksanaan kegiatan dipilih bertepatan dengan masa libur sekolah agar anak-anak memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum kembali mengikuti proses belajar mengajar.

Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Jumlah pendaftar bahkan melampaui kuota yang sebelumnya disiapkan panitia.
“Momentum libur sekolah menjadi waktu yang tepat karena anak-anak memiliki waktu istirahat yang lebih panjang. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi hingga jumlah peserta melebihi kuota yang kami siapkan,” ujar Vivia.

Menggabungkan Layanan Kesehatan dan Edukasi Keuangan
Khitan massal tersebut melibatkan 10 dokter dan 10 tenaga perawat yang menggunakan metode Combo Sealer, teknik khitan modern yang dinilai mampu meminimalkan luka sehingga mempercepat proses penyembuhan.

Selain tindakan medis, setiap peserta menerima paket perlengkapan sekolah berupa tas, alat tulis, perlengkapan makan, serta Tabungan Emas dari Pegadaian.
Pemberian Tabungan Emas menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkenalkan investasi sederhana kepada anak-anak sekaligus mengajak keluarga membangun budaya menabung sejak dini. Pegadaian menilai edukasi keuangan perlu dimulai sejak usia muda agar masyarakat semakin akrab dengan pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.

Orang Tua Ikut Mendapat Edukasi
Selama kegiatan berlangsung, orang tua peserta juga memperoleh edukasi mengenai berbagai layanan Pegadaian, baik konvensional maupun syariah.

Mereka diperkenalkan dengan berbagai produk pembiayaan, pembiayaan berbasis syariah, hingga kemudahan transaksi melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memungkinkan masyarakat melakukan investasi emas secara digital.

Menurut Vivia, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian meningkatkan literasi keuangan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal yang semakin mudah diakses.

“Kami berharap manfaat yang diterima peserta tidak hanya dirasakan pada hari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bekal bagi anak-anak untuk mulai mengenal pentingnya menabung dan mempersiapkan masa depan,” katanya.

Dana Kebajikan Umat untuk Masyarakat
Pegadaian menyebut pelaksanaan program ini merupakan wujud pemanfaatan Dana Kebajikan Umat yang dikelola dari nasabah Pegadaian Syariah. Dana tersebut secara berkala disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Melalui kegiatan khitan massal ini, perusahaan berharap manfaat dana tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pengelolaan keuangan.
Agar anak-anak merasa lebih nyaman selama proses khitan berlangsung, panitia menghadirkan hiburan berupa pertunjukan sulap dan musik. Suasana yang lebih santai diharapkan mampu mengurangi rasa cemas peserta sehingga proses tindakan medis berjalan lancar.

Bagi Pegadaian, kegiatan tersebut bukan sekadar program bakti sosial tahunan. Perusahaan ingin membangun ekosistem kepedulian yang menghubungkan layanan kesehatan, pendidikan, dan literasi keuangan dalam satu rangkaian kegiatan. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memperoleh layanan khitan gratis, tetapi juga mulai mengenal pentingnya investasi dan kebiasaan menabung sebagai bekal menghadapi masa depan.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *