Targetaktual.Com] Seorang wanita berinisial DPAD (25) ditemukan tewas di sebuah rumah dua lantai di Perumahan Jodoh Permai, Blok D, Batu Ampar, Batam, Sabtu (29/11/2025). Korban yang diketahui bekerja sebagai Ladies Companion (LC) itu diduga meninggal akibat penganiayaan berkepanjangan.
Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar setelah kepolisian mendatangi lokasi dan memasang garis polisi di rumah yang dijadikan tempat tinggal sejumlah wanita tersebut.
Dianiaya Beberapa Hari, Korban Diduga Diborgol
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, DPAD diduga mengalami penyiksaan selama beberapa hari sebelum akhirnya meninggal.
“Korban katanya diborgol dan disiksa hingga tubuhnya penuh luka,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Korban sempat dibawa ke RS Elisabeth Batam Kota (Sagulung) pada Sabtu pagi, namun nyawanya tidak tertolong.
Sekuriti: Polisi Amankan 12 Orang dari Dalam Rumah
Sekuriti perumahan, Mikael, mengungkapkan bahwa polisi mendatangi lokasi tak lama setelah laporan diterima.
“Polisi datang dan membawa sekitar 12 orang dari dalam rumah, termasuk seorang pria keturunan Tiongkok yang sering datang ke tempat itu,” kata Mikael.
Menurut Mikael, rumah tersebut telah lama diketahui sebagai mess LC. Para penghuni jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
“Saya tidak tahu ada penganiayaan, karena mereka jarang keluar dan aktivitasnya banyak di dalam,” ujarnya.
CCTV Diganti, Diduga Ada Upaya Menutup Informasi
Mikael juga menyampaikan adanya kejanggalan sebelum kasus tersebut mencuat. CCTV di jalan utama perumahan mendadak diganti dengan perangkat baru, menimbulkan dugaan adanya upaya menghilangkan jejak.
“CCTV depan rumah ini baru diganti. Tidak tahu siapa yang mengganti, tapi dilakukan sebelum polisi datang,” jelasnya.
Selain itu, beredar informasi bahwa pihak agency tempat korban bekerja sempat berupaya menutupi kejadian sebelum akhirnya korban dibawa ke rumah sakit.
Rumah Diberi Police Line, Aktivitas Terhenti
Pantauan di lokasi, rumah dua lantai tersebut kini disegel police line. Tidak ada aktivitas apa pun dari dalam rumah, dan seluruh penghuni yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan.
Sementara itu, suasana di Polsek Batu Ampar tampak sibuk. Polisi terlihat melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi serta menggelar gelar perkara awal terkait dugaan tindak penganiayaan.
Polisi Benarkan Peristiwa, Selidiki Motif dan Pelaku
Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu M. Brata Ul Husna, membenarkan adanya laporan kematian seorang wanita yang diduga akibat tindakan kekerasan.
“Benar. Untuk laporan masih kita dalami. Saat ini penyelidikan sedang berlangsung,” ujarnya singkat.
Brata menyatakan, penyidik tengah mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV, hasil visum, serta keterangan para penghuni dan pihak agency.
Kasus Menarik Perhatian Publik
Kasus ini memicu keprihatinan masyarakat karena melibatkan dugaan kekerasan berulang dan adanya indikasi praktik terselubung dalam industri hiburan malam.
Pihak kepolisian belum mengungkap hasil autopsi maupun kemungkinan motif yang melatarbelakangi dugaan penganiayaan.
Penyelidikan diperkirakan akan berkembang, termasuk kemungkinan penetapan tersangka dari pihak yang berada di rumah saat kejadian.


.jpg)












