Advertisement
Advertisement

Kapolresta Barelang Tegaskan Komitmen Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Dwi Putri: “Semua Akan Kami Buka”

Targetaktual.Com]  Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K memastikan bahwa penyidikannya terkait kasus pembunuhan tragis terhadap Dwi Putri Aprilian Dini (25) tidak akan berhenti pada empat tersangka yang telah diamankan. Ia menegaskan Polri akan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara transparan, termasuk kemungkinan tindak pidana lain yang berkaitan.

“Saya minta rekan-rekan percaya. Insya Allah, kita bongkar habis masalah ini,” ujar Kapolresta Barelang dalam keterangannya di sela kegiatan Mukota Kadin Batam, Jumat (5/12/2025).

Empat Tersangka Sudah Ditahan, Polisi Pastikan Penyidikan Belum Selesai

Dalam kasus ini, empat pelaku Wilson Lukman (28), Anik alias Meylika atau Mami (36), Putri Eangelina alias Papi Tama (23), dan Salmiati alias Papi Charles (25) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pihak Polsek Batuampar.

Namun Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya masih mengembangkan penyidikan.

“Masih kita dalami. Ada peristiwa lain nggak? Ada tindak pidana lain nggak? Semuanya kami telusuri,” ucapnya.

Polresta dan Polda Kepri Turun Langsung Perkuat Investigasi

Selain Polsek Batuampar, Satreskrim Polresta Barelang kini turut memback-up penyidikan, dan Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri juga resmi ikut mendalami struktur kasus. Langkah ini disebut perlu untuk memastikan keterlibatan semua pihak dapat terungkap tanpa kecuali.

Tim gabungan ini mengurai alur kejadian, menghimpun keterangan saksi tambahan, hingga menganalisis kemungkinan adanya tindak kejahatan lain di luar pembunuhan.

Dugaan TPPO Menguat, Polisi Telusuri Jaringan Perekrutan

Salah satu temuan penyidik yang kini mendapat perhatian khusus adalah dugaan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Dugaan ini muncul setelah penyidik memetakan pola perekrutan pekerja hiburan malam yang menunjukkan indikasi penyalahgunaan.

“Kami dalami asal-usul korban, pola penyaluran, hingga siapa saja yang berperan dalam proses perekrutan,” terang Kapolresta.

Ketika ditanya mengenai pemeriksaan terhadap agen atau pihak penyalur, ia menegaskan bahwa semua pintu penyelidikan terbuka.

“Semua kemungkinan tetap kami cek. Tidak ada yang kami abaikan,” katanya.

Pemeriksaan Baru Menyusul

Zaenal menyebutkan kemungkinan adanya pihak lain, baik saksi maupun calon tersangka, yang segera dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Setiap temuan akan diuji, termasuk peran-peran yang selama ini berada di balik layar.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar mengikuti proses hukum yang harus berjalan berdasarkan fakta.

“Beri kami waktu. Semua fakta hukum harus dirangkai sebelum kami sampaikan kepada publik,” ucapnya.

Kasus yang Menguak Masalah Lebih Luas

Kasus kematian Dwi Putri menjadi titik masuk bagi aparat untuk menelaah lebih dalam dugaan praktik perekrutan ilegal dan pengelolaan pekerja hiburan malam di Batam. Kapolresta Barelang memastikan tak ada pihak yang kebal hukum.

“Kami akan sampaikan perkembangan terbaru secara transparan,” tegasnya.

Penyidikan terus berlangsung, dan publik menantikan hasil pengungkapan yang dijanjikan aparat untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarga.

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *