BATAM – Beratnya pekerjaan di lapangan tidak menyurutkan semangat personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130. Di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Minggu (25/10/2026), para personel terus berjibaku menyelesaikan pemasangan gorong-gorong yang menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur jalan.
Pemasangan gorong-gorong bukan pekerjaan ringan. Tahapan ini membutuhkan tenaga, ketelitian, serta kerja sama yang baik agar setiap bagian dapat ditempatkan sesuai posisi yang telah ditentukan. Kondisi tersebut tidak membuat Satgas mengendurkan langkah. Dengan semangat gotong royong dan pengabdian, pekerjaan terus dilanjutkan demi mengejar penyelesaian sasaran fisik TMMD.
Di tengah aktivitas pembangunan, personel Satgas tetap berupaya menuntaskan pekerjaan secara bertahap. Setiap proses pemasangan harus dilakukan dengan cermat karena gorong-gorong tidak hanya menjadi bagian pelengkap jalan, tetapi juga memiliki fungsi penting untuk mengalirkan air agar tidak menggenangi badan jalan.
Beratnya pekerjaan justru menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Pemasangan gorong-gorong menuntut koordinasi antarpersonel, mulai dari menyiapkan posisi hingga memastikan saluran terpasang dengan baik. Kerja sama menjadi kunci agar pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan ketelitian dalam pengerjaan.
Semangat pantang menyerah terlihat dari upaya Satgas yang terus melanjutkan pekerjaan meski tahapan pembangunan membutuhkan tenaga ekstra. Bagi personel yang terlibat, menyelesaikan setiap bagian sasaran fisik merupakan bentuk tanggung jawab dalam mendukung pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemasangan gorong-gorong juga menjadi tahapan penting untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan. Saluran tersebut berfungsi membantu mengendalikan aliran air, terutama saat hujan, sehingga air tidak tertahan di sekitar badan jalan. Apabila sistem drainase berfungsi dengan baik, risiko genangan dan pengikisan tanah di sekitar konstruksi jalan dapat dikurangi.
Karena itu, pekerjaan ini tidak semata-mata mengejar kecepatan penyelesaian. Ketepatan pemasangan menjadi perhatian agar gorong-gorong mampu menjalankan fungsinya secara optimal ketika jalan selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan warga.
Melalui program TMMD ke-130, pembangunan di Kavling Mangsang Maju diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas lingkungan serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang didukung sistem saluran air memadai menjadi bagian penting dalam menciptakan infrastruktur yang lebih fungsional dan tahan terhadap kondisi cuaca.
Semangat personel Satgas yang tetap terjaga di tengah beratnya pekerjaan menjadi gambaran nyata kerja keras dalam pelaksanaan program tersebut. Tantangan di lapangan tidak menjadi alasan untuk berhenti, melainkan bagian dari proses yang harus diselesaikan melalui kebersamaan, kedisiplinan, dan ketekunan.
Pemasangan gorong-gorong pun terus dikebut sebagai salah satu tahapan yang menentukan dalam pembangunan jalan. Dengan mengedepankan kerja sama dan ketelitian, Satgas TMMD ke-130 berupaya memastikan setiap bagian pekerjaan memberikan manfaat sesuai peruntukannya.
Di Mangsang Maju, perjuangan membangun infrastruktur bukan hanya tentang membuka akses jalan, tetapi juga memastikan fasilitas pendukungnya berfungsi dengan baik. Di tengah pekerjaan yang menguras tenaga, semangat pengabdian Satgas tetap menyala demi menghadirkan pembangunan yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.


.jpg)












