BATAM — Semangat pengabdian personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-130 Kodim 0316/Batam tidak menunjukkan tanda-tanda surut. Pada Kamis (22/10/2026), para personel kembali melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan di kawasan Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, setelah mengawali aktivitas dengan apel pagi.
Apel pagi menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan Satgas TMMD sebelum personel terjun ke lapangan. Selain sebagai sarana pengecekan kesiapan anggota, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan, membagi tugas, serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memperhatikan faktor keselamatan.
Usai apel, personel Satgas TMMD langsung melanjutkan pekerjaan pengecoran. Aktivitas ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Di lokasi pekerjaan, semangat para personel terlihat dari konsistensi mereka melanjutkan pembangunan di tengah padatnya tahapan pengerjaan. Setiap bagian pekerjaan memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan berjalan secara bertahap, mulai dari persiapan badan jalan hingga proses pengecoran yang menjadi salah satu tahapan utama penyelesaian infrastruktur tersebut.
Kaur Bakti Kodim 0316/Batam, Kapten Inf Hendrik Mulyadi, mengatakan apel pagi merupakan bagian dari upaya menjaga kedisiplinan sekaligus memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum melaksanakan pekerjaan.
Menurut dia, semangat anggota Satgas TMMD untuk mengejar target pembangunan harus terus dipelihara. Namun, percepatan pekerjaan tetap perlu diimbangi dengan koordinasi yang baik, ketelitian, serta kualitas hasil pembangunan agar infrastruktur yang dikerjakan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Semangat anggota tidak boleh luntur. Setelah apel pagi, personel kembali melanjutkan pengecoran dengan penuh tanggung jawab. Kami terus berupaya agar pekerjaan berjalan sesuai target yang telah direncanakan, dengan tetap memperhatikan kualitas hasil dan keselamatan selama bekerja,” ujar Kapten Inf Hendrik Mulyadi.
Ia menegaskan, keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelah pembangunan selesai. Karena itu, seluruh personel didorong untuk menjaga kekompakan dan bekerja secara maksimal di setiap tahapan kegiatan.
Pembangunan Jalan untuk Mempermudah Aktivitas Warga
Pembangunan jalan di Kavling Mangsang Maju menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan. Jalan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang pergerakan warga, mempermudah akses menuju kawasan permukiman, serta membantu kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Bagi warga, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan bukan sekadar perubahan kondisi fisik lingkungan. Akses jalan yang lebih baik juga dapat mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan menuju tempat kerja, akses kendaraan, serta distribusi barang dan kebutuhan rumah tangga.
Melalui program TMMD, TNI berupaya mendorong percepatan pembangunan di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur. Pelaksanaannya juga menjadi ruang bagi tumbuhnya kerja sama antara personel TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan secara bersama-sama.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Nilai tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan setelah program berakhir.
Disiplin dan Kekompakan Menjadi Kunci
Kegiatan pengecoran yang kembali dilaksanakan pada Kamis tersebut memperlihatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program pembangunan. Setiap tahapan pekerjaan harus diselesaikan dengan perencanaan yang matang agar target waktu dapat tercapai tanpa mengabaikan mutu pekerjaan.
Apel pagi, pembagian tugas, koordinasi di lapangan, serta pengawasan terhadap proses pengerjaan menjadi rangkaian yang saling berkaitan. Dengan koordinasi yang terjaga, hambatan di lapangan diharapkan dapat diantisipasi sehingga pekerjaan berlangsung lebih efektif.
Kapten Inf Hendrik Mulyadi menekankan bahwa semangat mengejar target harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan. Menurutnya, kedisiplinan dan kerja sama seluruh personel merupakan faktor penting untuk memastikan pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal.
Satgas TMMD ke-130 pun terus melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan di Kavling Mangsang Maju. Di balik aktivitas pembangunan tersebut, terdapat upaya untuk menghadirkan akses lingkungan yang lebih baik sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja nyata yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat.
Dengan semangat yang terus dijaga sejak apel pagi hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Satgas TMMD berupaya menuntaskan setiap tahapan pembangunan sesuai target. Pembangunan jalan itu diharapkan menjadi salah satu hasil nyata pengabdian TNI dalam mendukung kemajuan wilayah dan meningkatkan kenyamanan aktivitas masyarakat di Kota Batam.


.jpg)












