Advertisement
Advertisement

Kejurprov Domino Kepri 2026 Digelar, Tujuh Daerah Berebut Tiket ke Kejurnas Bogor

ORADO menjaring atlet terbaik melalui sistem kompetisi dua kategori sebagai bagian dari pembinaan menuju tingkat nasional.

Batam-Targetaktual.Com] Organisasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Domino sebagai ajang penjaringan atlet terbaik daerah.

Kompetisi ini menjadi langkah awal untuk menentukan wakil Kepri yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Domino di Bogor, Jawa Barat, pada 24–25 April 2026.

Kejurprov Domino Kepri tahun ini diikuti oleh tujuh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. Untuk menunjang efektivitas pertandingan sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi, panitia membagi para peserta ke dalam dua grup.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Arya Muda, mengatakan bahwa sistem pembagian grup tersebut diterapkan agar jalannya pertandingan lebih terstruktur dan kompetitif.

“Peserta berasal dari tujuh daerah di Kepri dan kami bagi dalam dua grup agar sistem pertandingan lebih maksimal serta mampu menghasilkan atlet terbaik,” ujar Arya saat ditemui di sela kegiatan.

Selain pembagian grup, Kejurprov Domino Kepri 2026 juga mempertandingkan dua kategori, yakni kategori umum dan kategori pelajar. Pembagian ini dinilai penting untuk membuka ruang lebih luas bagi seluruh kalangan, termasuk generasi muda, dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ketua Pelaksana, Walfentius Tindaon, menambahkan bahwa kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan atlet domino secara berkelanjutan di daerah.

“Melalui dua kategori ini, kami berharap potensi atlet dapat terjaring lebih luas, baik dari kalangan umum maupun pelajar yang menjadi generasi penerus,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris ORADO Kepri, Yunus Muda, menegaskan bahwa Kejurprov ini merupakan bagian dari proses seleksi resmi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Kepulauan Riau di tingkat nasional.

“Kejuaraan provinsi ini bertujuan mencari atlet domino terbaik yang nantinya akan mewakili Kepri di Kejurnas Bogor,” ujarnya.

Yunus menjelaskan, ORADO hadir sebagai organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia dengan aturan permainan yang telah dibakukan. Standarisasi tersebut dinilai penting mengingat permainan domino di tengah masyarakat memiliki beragam variasi aturan.

“Di masyarakat, permainan domino memang banyak versinya. Namun ORADO menetapkan aturan yang seragam agar olahraga ini bisa dipertandingkan secara profesional dan memiliki sistem yang jelas,” kata Yunus.

Ia berharap, melalui penyelenggaraan kejuaraan secara rutin, olahraga domino dapat semakin berkembang dan diminati masyarakat luas. Menurut dia, meski domino sudah lama dikenal dan membudaya di tengah masyarakat, pengelolaan secara profesional tetap diperlukan agar olahraga ini memiliki arah pembinaan yang jelas.

“Lewat event seperti ini, kami ingin mengangkat domino sebagai olahraga yang lebih terarah, kompetitif, dan memiliki jenjang pembinaan hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yunus menilai bahwa permainan domino tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif, terutama bagi kalangan muda. Permainan ini dinilai mampu melatih daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir strategis.

“Bagi generasi muda, domino sangat baik karena dapat memperkuat daya ingat dan melatih kecerdasan dalam menyusun strategi,” kata dia.

Dengan terselenggaranya Kejurprov Domino Kepri 2026, ORADO berharap dapat melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus memperkuat eksistensi domino sebagai salah satu cabang olahraga yang berkembang di Indonesia.(Red)

GIF - Animated Banner Ads - 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *