BATAM — Suasana pekerjaan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, (22/10/2026), berlangsung penuh semangat.Kamis
Di tengah aktivitas Satgas TMMD bersama warga, Komandan Kodim (Dandim) 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., turun langsung meninjau lokasi pekerjaan. Kehadirannya bukan sekadar untuk melihat sejauh mana progres pembangunan berjalan, tetapi juga memberikan motivasi kepada prajurit dan masyarakat yang sejak pagi berjibaku menyelesaikan berbagai sasaran program.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim berinteraksi dengan personel Satgas dan warga yang terlibat langsung dalam pekerjaan. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras serta kebersamaan yang terus terjaga di lapangan, sekaligus mengingatkan seluruh unsur agar mempertahankan semangat hingga seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan.
Tidak hanya meninjau lokasi pembangunan, Dandim juga menyempatkan diri melihat Lapangan Garuda Mangsang, yang dipersiapkan sebagai lokasi penutupan acara TMMD ke-130. Peninjauan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap kesiapan lokasi menjelang pelaksanaan kegiatan penutupan program tersebut.
Lapangan Garuda Mangsang memiliki peran penting sebagai tempat berlangsungnya rangkaian penutupan TMMD. Karena itu, kesiapan lokasi perlu diperhatikan agar kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar sesuai rencana.
Peninjauan di lapangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perhatian pimpinan satuan tidak hanya tertuju pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga mencakup kesiapan lokasi untuk mendukung rangkaian akhir pelaksanaan TMMD ke-130.
Dandim: Jangan Kendor, Target Harus Tercapai
Di hadapan Satgas dan warga, Kolonel Arh Yan Eka Putra mendorong seluruh personel agar tidak mudah kehilangan semangat dalam mengejar target pekerjaan.
Menurutnya, proses pembangunan membutuhkan tenaga, ketelitian, disiplin, dan kekompakan. Oleh sebab itu, semangat gotong royong harus terus dipertahankan, terutama ketika pekerjaan memasuki tahapan yang membutuhkan percepatan penyelesaian.
“Semangat terus, jangan kendor. Kita bekerja bersama untuk masyarakat. Apa yang kita kerjakan hari ini harus memberikan manfaat dan hasil yang baik untuk warga,” ujar Kolonel Arh Yan Eka Putra.
Pesan tersebut menjadi bentuk dukungan moral kepada Satgas dan masyarakat yang terus bekerja di lapangan. Dandim menilai, keterlibatan warga merupakan salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD.
Ketika prajurit dan masyarakat bergerak bersama, pekerjaan yang berat dapat terasa lebih ringan. Kebersamaan itu pula yang menjadi dasar agar pembangunan tidak sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan.
Cek Progres Pembangunan dan Kesiapan Lokasi Penutupan
Selain memberikan motivasi, Dandim mengecek langsung perkembangan pekerjaan di sejumlah titik sasaran. Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.
Dandim melihat kondisi pekerjaan sekaligus berdialog dengan personel yang bertugas di lapangan. Melalui peninjauan tersebut, perkembangan pekerjaan dapat diketahui secara langsung, termasuk kemungkinan kendala yang perlu segera ditangani.
Perhatian yang sama juga diberikan terhadap Lapangan Garuda Mangsang sebagai lokasi penutupan TMMD ke-130. Kesiapan tempat tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar pelaksanaan penutupan nantinya dapat berlangsung dengan baik.
“Peninjauan ini untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kalau ada kendala, segera disampaikan supaya bisa kita cari solusi bersama. Yang paling penting, target tercapai dan kualitas pekerjaan tetap terjaga,” katanya.
Menurut Dandim, percepatan pekerjaan tidak boleh mengesampingkan kualitas. Setiap tahapan harus dilaksanakan secara maksimal karena hasil pembangunan akan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Dengan demikian, upaya mengejar target waktu perlu berjalan seiring dengan ketelitian, keselamatan kerja, dan tanggung jawab seluruh personel yang terlibat.
Kerja Keras untuk Manfaat Masyarakat
Bagi Satgas TMMD dan warga, kehadiran Dandim di tengah aktivitas pembangunan menjadi tambahan motivasi untuk melanjutkan pekerjaan. Di lokasi, prajurit dan masyarakat terus bergotong royong menyelesaikan sasaran yang telah ditentukan.
Keringat dan tenaga yang dicurahkan selama proses pembangunan menjadi bagian dari upaya menghadirkan perubahan bagi lingkungan tempat masyarakat beraktivitas sehari-hari.
Kolonel Arh Yan Eka Putra juga mengingatkan seluruh personel agar tetap memperhatikan keselamatan kerja dan menjaga kekompakan. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari rampungnya sasaran fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Jaga kekompakan. Kita selesaikan pekerjaan ini bersama-sama. Kalau TNI dan masyarakat bersatu, pekerjaan yang berat pun bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD menjadi gambaran bahwa pembangunan dapat berjalan lebih kuat ketika didukung keterlibatan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut mengambil bagian dalam proses pengerjaan.
Menjaga Semangat hingga Penutupan TMMD ke-130
Pelaksanaan TMMD ke-130 di Kavling Mangsang Maju menjadi ruang bertemunya semangat pengabdian prajurit dengan kepedulian masyarakat. Setiap tahapan pekerjaan membutuhkan koordinasi, kerja sama, serta komitmen untuk menyelesaikan sasaran yang telah direncanakan.
Peninjauan Dandim di lokasi pembangunan dan Lapangan Garuda Mangsang memperlihatkan perhatian terhadap dua hal penting menjelang akhir program, yakni penyelesaian pekerjaan fisik serta kesiapan lokasi penutupan kegiatan.
Dengan waktu pelaksanaan yang terus berjalan, Satgas TMMD bersama masyarakat diharapkan tetap menjaga ritme kerja, memastikan kualitas hasil pembangunan, dan mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan penutupan secara optimal.
Kehadiran langsung pimpinan satuan menjadi pengingat bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya tentang bangunan atau fasilitas yang selesai dikerjakan. Di balik setiap hasil pembangunan, terdapat kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam mendukung kemajuan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara TNI dan warga, pelaksanaan TMMD ke-130 di Mangsang diharapkan dapat dituntaskan sesuai target sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


.jpg)












